Szczesny: Saya Merasa Ada Perubahan di Diri saya

Wojciech-Szczesny

Wojciech Szczesny yang meerupakan Kiper andalan AS Roma, telah mengatakan bahwa dirinya merasa senang bisa bermain bersama dengan tim yang berjuluk Gaillorossi dalam karirnya. Penjaga gawang itu menilai selama membela dua musim, dia merasa berkembang dengan pesat bersama tim asal ibukota Italia.

Kiper berkebangsaan Polandia tersebut memang oleh AS Roma kembali dipinjamkan untuk bermain selama semusim. Yang dikarenakan dia tidak bisa bermain dengan secara reguler, dimana Peter Cech lebih dipecaya oleh pelatih Arsene Wenger sebagai penjaga gawang Arsenal, dengan adanya hal itu dia lebih memilih untuk berlaga di italia demi mendapatkan waktu bermain yang rutin.

Szczesny Ingin Memberikan Yang Terbaik Untuk Roma

Wojciech-Szczesny
Szczesny yang terlihat sangat senang usai timnya meraih kemenangan

Selama bermain di Italia, Szczesny menunjukkan permainan yang gemilang. Namanya mencatatkan tujuh kali clean sheets dalam 18 pertandingan yang dijalani bersama tim yang dijuluki Giallorossi.

Di bawah kepelatihan Luciano Spalleti, Szczesny merasa ada perubahan pada dirinya dalam bentuk kualitas permainan. “Selama bermain di bawah Spalletti saya begitu merasa percaya diri yang lebih untuk bisa berada di sini,” ucap Szczesny kepada media di Italia.

“Banyak pelajaran yang Saya pelajari dari dia (Spalletti). Harus mampu membangun permaianan dari belakang didalam sebuah permaianan,” pungkas kiper yang saat ini berumur 26 tahun.

Hal ini membuat Szczesny ingin terus bisa bermain dengan Roma, sekaligus menjuarai gelar Scudetto pada musim ini. Meski saat ini tim yang dibelanya berada di peringkat kedua klasemen Seri A yang hanya beda satu poin dari Juventus.

Arsenal dan AS Roma Sedang Berebut Wojciech Szczesny

Wojciech-Szczesny-AS-Roma
Szczesny yang tengah memberikan semangat kepada rekan setimnya di sebuah laga

Kiper kewarganegaraan Polandia, Wojciech Szczesny itu menyatakan kegembiraan yang tidak bisa ditutupinya, karena kedua klub seperti Arsenal dan Roma mengingikannya.

Dimana Kedua klub tersebut terus berupaya untuk bisa mendapatkan jasa penjaga gawang itu untuk memilih tawaran yang diberikan oleh Arsenal dan Roma.

Meski statusnya saat ini sebagai pemain pinjaman, yang membela tim ibukota italia dalam waktu dua musim dari The Gunners.  Telah menunjukkan permaianan terbaiknya yang membuatnya terus meningkat.

Pihak manajemen Roma berminat untuk mempermanen penjaga gawang berusia 26 tahun itu, yang sudah di persiapkan tawarannya untuk Arsenal. Akan tetapi, akan merasa kesulitan untuk mendapatkannya karena dia merupakan kiper pelapis bagi The Gunners.

Memang dia hanya membutuhkan waktu bermain banyak untuk meningkatkan kualitas permainannya, yang dimana Wojciech Szczesny tidak bisa menggantikan posisi Petr Cech ketika bermain bersama Arsenal.

Szczesny yang mengakui bahwa masa depannya berada di tangan Arsene Wenger yang belum menandatangnani perpanjangan kontrak di Arsenal. Membuat kiper tersebut masih menggantung.

“Masa depan saya ? justru saya ingin lebih awal mengetahuinya,” ucapnya kepada media setempat.

“Semua itu saya serahkan kepada pelatih (Arsene Wenger) untuk memberikan keputusannya dengan baik,” tutupnya.

Menurutnya saat ini, dia merasa sangat bahagia telah diperbutkan oleh tim raksasa seperti Roma dan Arsenal. Itu membuat dirinya menjadi lebih percaya diri untuk bisa bermain dengan lebih baik.

Sepanjang musim ini, Wojciech Szczesny bermain bersama Roma sudah tercatat 20 penampilan, yang membuatnya merasa betah karena dirinya masih terus dimainkan. Berbanding terbalik ketika dia membela Arsenal.

Dia pun juga membantu tim yang berjuluk Giallorossi yang saat ini berada di peringkat kedua di klasemen sementara Liga Italia dalam perburuan gelar Scudetto musim ini. Yang semakin mendekati Juventus di puncak klasemen.

Sacchi Berikan Dukungan Untuk Juventus Raih Gelar Liga Champions

Skuad Juvenrtus

Mantan pelatih kepala Italia dan AC Milan, Arrigo Sacchi  memberikan dukungannya dan merasa sangat yakin jika Juventus akan memenangkan gelar Liga Champions musim ini.

Juventus yang mendominasi sepakbola Italia, memenangkan lima kali juara Serie A secara beruntun dan mereka kini sedang mengincar Scudetto keenamnya, tetapi tim asal Turin juga ingin dipandang di lever antar klub Eropa.

Pelatih berusia 49 tahun , Massimiliano Allegri yang sukses mencapai Runner-up pada tahun 2014-15, pada bulan depan nanti  Juventus akan berhadapan dengan klub asal Portugal Porto di babak 16 besar di ajang bergengsi Liga Champions.

Sacchi Sukses Raih Liga Champions Bersama Milan

Skuad Juvenrtus
tim asuhan Allegri yang merayakan kemenangan mereka ketika sukses mengalahkan tim lawannya

Sacchi yang pernah meraih gelar Liga Champions untuk  Milan pada tahun 1989 dan 1990, yakin bahwa saatnya Juventus akan bersinar dalam pencarian mereka untuk ketiga trofi Liga Champions dan pertama sejak 1996.

“Saya merasa begitu yakin tahun ini akan menjadi milik Juventus di level Eropa,” ujar Sacchi ketika menjawab pertanyaan dari media.

“Anda pastinya sudah melihat klub besar lainnya di kancah eroap, mereka sedang berjuang untuk keluar dari masa sulit. Lihat bagaimana cara Real Madrid raih kemenangan di Piala Dunia Klub ketika di waktu tambahan. Di papan atas Liga Primer, Chelsea dan Liverpool, dimana kedua tim tersebut tidak masuk di ajang Liga Champions.”

“Juventus mempunyai semua yang dibutuhkan agar bisa raih kemenangan di Liga Champions. Memiliki pelatih, pemain dan klub yang luar biasa. Hanya saja mereka membutuhkan percaya diri yang lebih.”

“Selama 40 tahun Liga Champions terakhir mereka telah mendominasi, selain dua atau tiga dalam pengecualiannya. Maksud saya dengan mendominasi saat ini, bisa mengambil kendali sebuah laga dan percaya diri yang lebih dibandingkan tim lawan.”

“Di laga Serie A, Maurizio Sarri selaku pelatih Napoli telah menjadi sorotan, sementara itu Roma terus mencoba bermain sepakbola menyerang, sedangkanJuve berada di tingkatan berbeda.”

“Bianconeri memiliki keunggulan mengatasi kepercayaan diri, kedisiplinan dan gaya permainan yang saya tidak pernah lihat di klub lain di Italia. Bahkan, melihat terlihat lebih jauh berbeda, saya yakin Juve menjadi salah satu dari dua atau tiga klub yang disegani di dunia ketika melihat struktur dan visi mereka di masa depan. “

Sacchi: Ini Adalah Tahun Untuk Juventus Raih Gelar Liga Champions

Gonzalo Higuain Juventus
Higuain yang tampak bahagia usai mencetak gol untuk Juventus

Arrigo Sacchi sejauh pengelihatannya yang menyatakan jika tahun ini merupakan sangat tepat untuk Juventus untuk bisa meraih gelar di kompetisi Liga Champions, karena mereka merupakan bagian dari dua atau tiga klub terbaik saat ini.

Sacchi yang pernah memberikan AC Milan sebuah gelar Liga Champions di tahun 1989 dan 1990 secara beruntun, dan juga sukse membawa tim nasional Italia melaju kebabak final ketika Piala Dunia tahun 1994.

Tim yang berjuluk Bianconeri, sebuah tim yang dikandidatkan bisa memenangkan Liga Champions dan pelatih Massimiliano Allgeri  tampaknya bisa membawa tim juara bertahan Italia tersebut.

“Keyakinan saya terhadap Juventus di Eropa sangat tepat di tahun ini,” ujar Sacchi  yang pernah menjadi direktur olahraga Real Madrid  tahun 2004 – 2005.

“Kalau saja kalian melihat jelas klub besar yang ada di benua ini, saat ini sedang  berada kesulitan. Seperti yang kita ketahui Real Madrid harus berjuang untuk bisa memenangan Piala Dunia antar klub di babak tambahan ketika bertading kemarin.”

“Chelsea dan Liver di klasemen Liga Premier yang sedang  bersaing untuk memnduduki puncak klasemen, kedua tim itu tidak terlihat di ajang Liga Champions tahun ini. Untuk menjadi juara Liga Champions, Juventus sudah memiliki semua yang diburuhkan, seperti pelatih, pemain dan klub yang begitu mengesankan. Mereka hanya membutuhkan percaya diri yang lebih.”