Roberto Carlos: Zidane Bisa Menjadi Pelatih Terbaik di Dunia

Zinedine Zidane

Legenda Real Madrid, Roberto Carlos memberikan dukungan kepada mantan rekan setimnya Zinedine Zidane ketika bermain bersama di Los Blancos yang diyakini mampu menjadi pelatih terbaik di dunia.

Setelah menggantikan posisi Rafael Benitez di Santiago Bernabeu di bulan Januari 2016 lalu, Zidane yang membawa klub bisa meraih 11 kemenangan Piala Eropa termasuk kemenangan atas rival sekotanya Atletico Madrid di babak final ajang bergengsi Liga Champions pada bulan Mei, sedangkan raksasa La Liga juga mengangkat Piala Dunia Antarklub dan bermain sebanyak 39 laga beruntun tidak terkalahkan.

Zidane Kalah di Ajang Penghargaan Pelatih Terbaik

Zinedine Zidane
Zidane yang sedang mengarahkan skuadnya untuk bisa meraih kemenangan

Zidane yang bersaing untuk menjadi pelatih yang terbaik di FIFA 2016 harus mengakui kekalahannya, bersama dengan pelatih Fernando Santos yang memenangkan Portugal di Euro 2016, tapi keduanya tumbang setelah hasil voting usai yang membuat pelatih Leicester City Claudio Ranieri menjadi pemenang di penghargaan tersebut setelah memenangkan Premier League musim lalu.

Meski begitu Roberto Carlos, yang pernah bermain selama lima tahun di Madrid bersama Zidane, merasa yakin kepada mantan rekan setimnya suatu hari akan menyandang gelar sebagai manajer terhebat di dunia.

“Pastinya anda sudah melihat rekornya, saya tidak bisa memberikan jawaban apapun. Tidak semua seorang manajer yang bisa dilakukan oleh Zidane dalam kurun waktu satu tahun,” ujar mantan bek kiri kepada media.

“Saya mendoakan dia untuk sukses. Dia melakukan pekerjaannya dengan sangat baik, memiliki kesederhanaan luar biasa dalam sistem kepelatihannya.”

“Dimana stafnya banyak membantu dirinya. Suatu hari dia bisa meraih penghargaan sebagai pelatih terbaik di dunia di masa yang mendatang”

Pada upacara penghargaan pada hari Senin, superstar Madrid Cristiano Ronaldo mendapatkan penghargaan Pemain Terbaik di FIFA, yang bersaing dengan Lionel Messi dari Barcelona dan Antoine Griezmann dari Atletico.

“Ini akan menjadi sebuah perjuangan dalam waktu yang lama. Satu tahun itu untuk Messi, yang berikutnya untuk Cristiano. Namun saat ini, Cristiano layak memenangkannya,” tambah Roberto Carlos.

“Manajer, pemain dan wartawan memberikan dukungan kepadanya, dan saya pikir dia layak untuk itu. Saya berharap dia menikmati itu.”

Carlos Yakin Suatu Hari Zidane Bisa Raih Penghargaan Pelatih Terbaik

real-madrids-zinedine-zidane-cristiano-ronaldo
Zidane berikan peluk mesra kepada Ronaldo

Mantan Real Madrid, Roberto Carlos mendoakan Zinedine Zidane yang merupakan satu angakatan saat membela Los Blancos bisa meraih penghargaan pelatih terbaik di masa depan.

Dalam ajang penghargaan pelatih terbaik yang diselenggarakan oleh FIFA, Zidane harus gagal menyandang gelar tersebut di tahun 2016. Bersama Fernando Santos yang masuk kandidat, namun Zidane harus kalah dengan pesaingnya yaitu Claudio Ranieri.

“Saya berdoa dia bisa meraih gelar tersebut. Karena dia melakukan pekerjaan sangat baik dan penuh perhitungan yang matang  dalam kesederhanaan yang dimilikinya sangatlah luar biasa, dan memiliki strategi modern dalam kepelatihannya,” tutur kata Carlos kepada mantan rekan setimnya saat bermain bersama di Madrid.

“Banyak yang membantu Zidane seperti staf pelatih dan orang-orang yang berada di klub. Saya sangat yakin jika dia layak menjadi pelatih terbaik dunia di masa yang akan datang,” jawabnya sekali lagi.

Pelatih berkepala plontos itu baru menangani Real Madrid sudah satu tahun. Seperti yang kita lihat, prestasinya saat ini tidak bisa dianggap remeh. Zidane yang berkebangsaan Perancis itu sudah membawa Madrid meraih gelar juara seperti Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub, dan juga  Liga Champions.

“Coba saja anda melihat sendiri hasilnya. Saya sendiri tidak bisa berkata apapun.  Tidak ada pelatih manapun yang bisa  melakukan seperti Zidane dalam 12 bulan,” Carlos menyelesaikan pembicaraanya.

Lahm Masih Ingin Terus Bermain

Philipp Lahm

Rumor yang sudah tersebar luas bahwa salah satu pemain Bayern Munchen, Philipp Lahm akan mengakhiri karir sepakbolanya.

Namun, pemain berusia 33 tahun itu telah membantahkannya, yang menjelaskan bahwa dirinya masih ingin terus bermain bersama Munchen untuk melalui paruh kedua di kompetisi Bundesliga musim ini.

Lahm Siap Hadapi Freiburg

Philipp Lahm
Lahm yang sedang menggiring bola

Tim yang dijuluki The Bavarians telah berada di pusat pelatihan sebelum mereka akan menghadapi Freiburg yang dijadwalkan pada tanggal 20 Januari nanti dalam lanjutan Liga domestik.

Di usianya yang sudah tidak muda, pemain tersebut memang sudah memutuskan pensiun dari tim nasional Jerman dan berkeinginan berkarir menjabat direktur sepakbola di Munchen.

Dengan adanya pemberitaan tersebut kapten tim yang juga berposisi bek begitu yakin bahwa dirinya masih sanggup bermain dalam jangka waktu yang cukup lama di Allianz Arena.

“Hari ini, saya sudah yang kedua dalam menjalani sesi latihan dipertengahan musim terakhir kali ini,” ucap Lahm seperti yang tertulis dibeberapa media.

“Saya masih memiliki kontrak sampai 2018.”

Di musim ini memang Bayern Munchen yang memimpin liga domestik musim ini, yang lebih unggul dari tiga poin klub promosi RB Leipzig yang membuat kejutan di klasmene sementara ini dengan menduduki posisi kedua.

Meski di umurnya saat ini Lahm akan membuktikan kualitasnya sebagai pemain sepakbola profesional bagi tim kecintaanya yang dia bela saat ini untuk kembali memberikan gelar juara Bundesliga.

Lahm memang pemain yang dapat diandalkan bagi tim, dimana pemain tersebut tengah bermain sebanyak 11 pertandingan sebagai starter dan menyumbangkan satu gol bagi timnya.

Lahm Akan Pensiun 2018 di Bayern Munchen ?

philipp-lahm-bayern-munchen
Lahm yang sedang konfrensi pers

Philipp Lahm kembali mengatakan jika dirinya masih belum berniat untuk menyelesaikan dunia sepakbola bersama Bayern Munchen akhir musim ini.  Bek sekaligus kapten Die Roten masih menyisakan sisa satu tahun kontrak bersama timnya saat ini.

Maka dari itu Lahm akan terus menjalani pertandingan untuk usai kontraknya dan dipastikan tidak akan menjadi pemain di tahun 2018 mendatang. Yang kabarnya, Lahm akan diberikan jabatan direktur olahraga dengan pihak klub.

Sebelum gosip beredar dengan luas jika Lahm akan selesai tugasnya di tanggal 30 Juni 2017 nanti. Jika hal itu terjadi, akan menjadi sebuah perpisahan yang sangat dramatis untuk para pendukung Munchen hingga kini, terkecuali saat dia bermain dengan Stuttgart dengan status peminjaman dua musim lalu.

Philip Lahm yang sudah tercatat dengan totoal 497 kali bertanding memperkuat Bayern Munchen di ajang semua gelar. Dimana sukses memberikan gelar juara Bundesliga sebanyak delapan kali dan mengangat thropy Liga Champions.  Dan juga pernah masuk dua kali masuk final Liga Champions pada tahun 2010 dan 2012, akan tetapi, Die Roten harus tersingkir secara beruntun dengan Inter dan Chelsea.

Saat ini, memang umur Philipp Lahm sudah menginjak 33 tahun, yang masih memiliki satu lagi  sebelumu dirinya memastikan pergi. “Ini merupakan salah satu dari kedua saya berada di kamp latihan di pertengahan musim dan saya,masih memiliki kontrak hingga tahun mendatang,” katanya kepada media.

Menurut sebuah laporan, saat Lahm pensiun di Bayern Munchen akan diberikan penawaran pekerjaan yang memiliki jabatan tinggi sebagai direksi klub. kemungkinana akan dijadikan direktur olahraga, tetapi akan panjang untuk bisa melalui ke arah sana. Maka Lahm bisa fokus bersama Munchen untuk menyelsaikan musim ini.

“Kami harus bisa menyeimbangkan dalam menyerang dan bertahan dengan baik. Di beberapa pertandingan, kesimbangnya sudah terlihat. Tapi lebih baiknya sepanjang musim ini, kami belum bisa bermain dengan sempurna.”

Chelsea Siap Bersaing Dengan Arsenal Perebutkan Pemain Ascoli

Riccardo Orsolini

Chelsea yang berkeinginan untuk mendatangkan pemain muda berbakat milik Ascoli langsung terjun untuk ikut serta dalam perburuan tanda tangan Riccardo Orsolini.

Pemain yang saat ini berumur 19 tahun itu, Ascoli memang sudah diketahui pada musim panas lalu adalah targer dari AC Milan dan Arsenal.

Yang kabar sebelumnya bahwa Juventus pun turut menargetkan Orsolini, akan tetapi pihak klub langsung berhenti dalam pengejaran karena mereka lebih memilih sosok pemain yang berpengalaman untuk bisa memberikan kontribusi bagi klub dari meraih gelar juara.

Menurut sejumlah laporan di Italia yang menuliskan bahwa pihak The Blues telah berada di klub pemain tersebut dalam rangka pendekatan dengan Ascoli yang diyakini akan diberikan tawaran yang nilainya 6 juta Euro untuk bisa mendaratkan Orsolini bermain di Stamford Bridge.

Jelas, dengan ikut sertanya Chelsea, pihak The Gunners akan merasa berkecil hati dalam mendatangkan pemain tersebut akan semakin kecil, dan juga klub yang berjulukan Rossoneri dari Italia itu  yang selalu dihubung-hubungkan dengan Orsolini.

“Memang Orsolini kami jadikan target karena dia merupakan sosol pemain yang dapat dijanjikan dalam sebuah tim,” ucap CEO Milan Adriano Galliani. “Apalagi di umurnya saat ini yang masih muda akan menjadikannya sebuah asset di masa depan nanti.”

“Kami akan terus berjuang untuk bisa mendapatkan jasa, dalam waktu dekat ini. Untuk bisa mendatangkannya kami butuh beberapa kali kemenangan dan dengan bujuk rayuan untuk meyakini dirinya dapat bisa bermain bersama Milan,” tambahnya.

Pemain Arsenal Ini Mengaku Chelsea Merajai Liga Primer

Riccardo Orsolini
Orsolini bangga setelah mencetak gol bagi Ascoli

 

Jack Wilshere yang merupakan pemain yang berstatus pinjaman dari Bournemouth yang saat ini tengah membela Arsenal telah akui bahwa Chelsea musim ini salah satu tim yang terbaik dalam ajang Premier League.

Faktanya, tim asuhan Antonio Conte yang merubah formasi 3-4-3 dalam 12 pertandingan  yang sudah mereka jalani tidak dapat terkalahkan. Yang saat ini mereka telah berada di puncak klasemen sementara yang mengumpulkan 46 poin yang hanya beda selisih enam poin dari pesaing mereka di posisi kedua Liverpool.

Akan tetapi, Chelsea masih memiliki lima hingga enam klub yang terus bersaing untuk meraih gelar Liga Inggris musim ini, maka dari itu Wilshere yang merasa bahwa klub yang berasal dari London Barat terlihat timnya dijadikan favorit untuk bisa mencapai gelar tersebut dan Wilshere sendiri menegaskan untuk bertanding di stadion Stamford Bridge akan sulit jika tidak bermain dengan hati-hati dalam mencari peluang untuk dapat memenangkan pertandingan tersebut.

Pernyataan Wilshere

Jack Wilshere
Wilshere yang sukses mencetak gol bagi Arsenal

“Saat mereka bertanding terlihat seperti pemenang, menurut saya untuk sekatang ini mereka merupakan sebuah tim yang terbaik di liga Inggris,”

“Jalan memang masih panjang dan penuh dengan kejutan, anda tidak dapat membuktikan bahwa mereka mampu memenangkan liga meski tiap menit mereka tampak begitu kuat.”

“Dengan formasi baru yang mereka pakai saat ini sudah membuktikan bahwa mereka benar-benar bekerja untuk bisa membangun kerjasama di skuadnya. Saya terus berpikir untuk dapat bermain disana kami akan kesulitan”, ucap Jack Wilshere kepada wartawan.

“Namun, kami harus tetap berjuang untuk membuktikan kekuatan yang ada di tim kami, untuk bisa meraih gelar juara Liga domestik yang sudah kami nantikan sejak lama,” tambahnya.

Jack Whilshere yang bermain di posisi gelandang itu harus bisa memberikan semangat dan support untuk timnya baik di luar dan di dalam lapangan untuk bisa menunjukkan solid tim asuhan Arsene Wenger.