Luis Enrique Akan Siapkan Tim Terbaiknya Kontra PSG

Luis Enrique

Luis Enrique selaku pelatih di Barcelona, merasa sangat yakin kepada tim asuhannya yang mampu membalikan keadaan. Dimana pada leg kedua di babak 16 besar dalam ajang Liga Champions melawan Paris Saint-Germian di Camp Nou. Dalam pertandingan tersebut akan berlangsung pada hari selasa.

Dan sang pelatih merasa optimis jika Barca memiliki kemampuan untuk bisa membalikan keadaan yang sebelumnya mereka dikalahkan oleh PSG. Maka dari itu, pelatih berusia 46 tahun itu akan menyiapkan tim terbaiknya dalam merubah agregat di Liga Champions.

Enrique Berikan Penjelasan Jelang Kontra PSG

Luis Enrique
enrique yag sedang mengadakan konfrensi pers

“Saya tidak dapat mengetahui hasil nanti di laga Liga Champions yang akan kami hadapi adalah PSG. Namun, saya memastikan hasil dalam dua laga terkahir yang sama. Barcelona akan memberikan banyak gol dan akan mengembalikan kepercayaan diri di tiap pemain,” ucapnya sang pelatih.

“Saya rasa, kami sedang berada di situasi yang baik dan siap untuk menampilkan permainan yang akan mendapatkan haris terbaik. Dan saya sendiri pun begitu yakin, jika para pemain akan mendapatkan peluang yang banyak untuk bisa mengembalikan keadaan,” tambahnya.

Lionel Messi CS harus mampu memenangi laga tersebut dengan skor yang diluar akal, karena mereka harus membutuhkan lima gol tanpa balas untuk bisa kebabak selanjutnya babak perempat final, menumbangkan PSG. Pertandingan sebelumnya Barcelona harus di taklukan dengan skor telak 0-4 atas Les Parisiens di leg pertama yang berlangsung di Stadion Parc des Princes pada tanggal 14 Februari 2017 lalu.

Sementara itu, situasi Barca kini sedang dalam tren positif, dimana pasukan Enrique mampu memenangkan empat laga terakhir di La Liga, Spanyol. Jika kita melihat kembali pertandingan terakhir Barca dalam meraih dua kemenangan. Saat berhadapan dengan Sporting 6-1 dan Celta Cigo dengan berakhir skor 5-0.

Atas kemenangan tersebut, Barca menunjukkan kekuatan tim yang sebenarnya. Dan pelatih Enrique pun ingin laha tersebut dapat terulang kembali ketika mereka akan melawan PSG.

“Kami akan terus berjuang sampai pertandigan usai. Kami pun telah membuktikan kualitas yang sebenarnya di beberapa pertandingan terakhir. Dengan itu kami telah memiliki tantangan untuk bisa kembali meraih menang melawan mereka (PSG). Dan kami pun bisa membayar hutang selama 90 menit penuh,” ucap pelatih yang menginjak usia 46 tahun.

Meski begitu, peluang Blaugrana untuk bisa kebabak selanjutnya tidak memungkin. Dimana sejarah di Liga Champions, tidak ada klub yang mampu mengejar ketertinggalan, dimana agregat empat gol.

Barcelona Sukses Mengembalikan Keadaan Kontra PSG

Lionel Messi
messi sukses memenangkan timnya kontra psg

Pelatih Barcelona yang bernama Luis Enrique sempat memberitakan yang mengatakan bahwa dirinya akan pergi dari klubnya. Dengan alasan pelatih tersebut ingin istirahat, yang dikarenkan kelelahan yang membuat para pendukung klub pun mearasa bingung.

Dan sebuah kabar yang mengatakan di sosial media, bahwa Enrique mundur karena adanya lima pemain Barca yang mengkritik dirinya. Menurut sebuah media yang mengatakan, jika Enrique mendapatkan desakan untuk mundur karena adanya kritikan yang pedas dari lima pemain Barca.

Yang mana tidak ingin lagi dilatih ileh Enrique, usai mereka dipermalukan oleh Paris Saint-Germain dengan skor 4-0 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Para pemain bintang dari Barcelona, itu mengejutkan bagi para fans mereka. Yang mana pada leg kedua babak 16 besar ajang Liga Champions, tim asuhan Enrique mampu menunjukkan kekuatan mereka dan mampu mengembalikan keadaan yang membuat mereka melaju kebabak berikutnya yaitu perempat final.

Dan sang kapten tim pun, Lionel Messi merasa terharu atas perjuangan timnya dan pelatih. Lalu dia memberikan sebuah pelukan kepada pelatih dan menangis dipelukannya.

Sacchi Berikan Dukungan Untuk Juventus Raih Gelar Liga Champions

Skuad Juvenrtus

Mantan pelatih kepala Italia dan AC Milan, Arrigo Sacchi  memberikan dukungannya dan merasa sangat yakin jika Juventus akan memenangkan gelar Liga Champions musim ini.

Juventus yang mendominasi sepakbola Italia, memenangkan lima kali juara Serie A secara beruntun dan mereka kini sedang mengincar Scudetto keenamnya, tetapi tim asal Turin juga ingin dipandang di lever antar klub Eropa.

Pelatih berusia 49 tahun , Massimiliano Allegri yang sukses mencapai Runner-up pada tahun 2014-15, pada bulan depan nanti  Juventus akan berhadapan dengan klub asal Portugal Porto di babak 16 besar di ajang bergengsi Liga Champions.

Sacchi Sukses Raih Liga Champions Bersama Milan

Skuad Juvenrtus
tim asuhan Allegri yang merayakan kemenangan mereka ketika sukses mengalahkan tim lawannya

Sacchi yang pernah meraih gelar Liga Champions untuk  Milan pada tahun 1989 dan 1990, yakin bahwa saatnya Juventus akan bersinar dalam pencarian mereka untuk ketiga trofi Liga Champions dan pertama sejak 1996.

“Saya merasa begitu yakin tahun ini akan menjadi milik Juventus di level Eropa,” ujar Sacchi ketika menjawab pertanyaan dari media.

“Anda pastinya sudah melihat klub besar lainnya di kancah eroap, mereka sedang berjuang untuk keluar dari masa sulit. Lihat bagaimana cara Real Madrid raih kemenangan di Piala Dunia Klub ketika di waktu tambahan. Di papan atas Liga Primer, Chelsea dan Liverpool, dimana kedua tim tersebut tidak masuk di ajang Liga Champions.”

“Juventus mempunyai semua yang dibutuhkan agar bisa raih kemenangan di Liga Champions. Memiliki pelatih, pemain dan klub yang luar biasa. Hanya saja mereka membutuhkan percaya diri yang lebih.”

“Selama 40 tahun Liga Champions terakhir mereka telah mendominasi, selain dua atau tiga dalam pengecualiannya. Maksud saya dengan mendominasi saat ini, bisa mengambil kendali sebuah laga dan percaya diri yang lebih dibandingkan tim lawan.”

“Di laga Serie A, Maurizio Sarri selaku pelatih Napoli telah menjadi sorotan, sementara itu Roma terus mencoba bermain sepakbola menyerang, sedangkanJuve berada di tingkatan berbeda.”

“Bianconeri memiliki keunggulan mengatasi kepercayaan diri, kedisiplinan dan gaya permainan yang saya tidak pernah lihat di klub lain di Italia. Bahkan, melihat terlihat lebih jauh berbeda, saya yakin Juve menjadi salah satu dari dua atau tiga klub yang disegani di dunia ketika melihat struktur dan visi mereka di masa depan. “

Sacchi: Ini Adalah Tahun Untuk Juventus Raih Gelar Liga Champions

Gonzalo Higuain Juventus
Higuain yang tampak bahagia usai mencetak gol untuk Juventus

Arrigo Sacchi sejauh pengelihatannya yang menyatakan jika tahun ini merupakan sangat tepat untuk Juventus untuk bisa meraih gelar di kompetisi Liga Champions, karena mereka merupakan bagian dari dua atau tiga klub terbaik saat ini.

Sacchi yang pernah memberikan AC Milan sebuah gelar Liga Champions di tahun 1989 dan 1990 secara beruntun, dan juga sukse membawa tim nasional Italia melaju kebabak final ketika Piala Dunia tahun 1994.

Tim yang berjuluk Bianconeri, sebuah tim yang dikandidatkan bisa memenangkan Liga Champions dan pelatih Massimiliano Allgeri  tampaknya bisa membawa tim juara bertahan Italia tersebut.

“Keyakinan saya terhadap Juventus di Eropa sangat tepat di tahun ini,” ujar Sacchi  yang pernah menjadi direktur olahraga Real Madrid  tahun 2004 – 2005.

“Kalau saja kalian melihat jelas klub besar yang ada di benua ini, saat ini sedang  berada kesulitan. Seperti yang kita ketahui Real Madrid harus berjuang untuk bisa memenangan Piala Dunia antar klub di babak tambahan ketika bertading kemarin.”

“Chelsea dan Liver di klasemen Liga Premier yang sedang  bersaing untuk memnduduki puncak klasemen, kedua tim itu tidak terlihat di ajang Liga Champions tahun ini. Untuk menjadi juara Liga Champions, Juventus sudah memiliki semua yang diburuhkan, seperti pelatih, pemain dan klub yang begitu mengesankan. Mereka hanya membutuhkan percaya diri yang lebih.”

Ramos: Target Utama Madrid Treble Winners

sergio-ramos-real-madrid

Bek Real Madrid Sergio Ramos yang memilki keinginan untuk bisa memenangkan treble winners di musim ini, usai dirinya sukses di tahun 2016.

Satu-satunya klub Spanyol  yang merupakan pesaing timnya saat ini adalah Barcelona yang mampu menyabet gelar  Liga Champions dan dua gelar juara Liga domestik, yang dicapainya pada tahun 2008-09 dan 2014-15.

Madrid yang di tahun lalu, ketika mereka berhasil mengalahkan Kashima Antlers dengan skor 4-2 usai perpanjangan waktu untuk bisa  mengangkat trophy Piala Dunia Antar Klub, tetapi Ramos berkeinginan bisa meraih gelar juara yang lainnya.

Impian Besar Bagi Ramos Bersama Madrid

sergio-ramos-real-madrid
Ramos yang menyelamatkan timnya dari kekalahan, sukses meraih kemenangan untuk Madrid

“Kami memang memiliki misi untuk bisa meraih tiga  gelar juara dimusim ini seperti  Liga Domestik, Liga Champions dan juga Copa del Rey, bersama dengan gelar lainnya yang mungkin akan menyusul,” ujar sosok bek tersebut.

“Untuk bisa bermain sepakbola dengan sangat baik dan untuk bisa memberikan segalanya harus memiliki dasar.”

“Dengan adanya hal tersebut akan terasa lebih mudah untuk mencapai keberhasilan.”

Madrid masih berada di puncak teratas kompetisi La Liga di pertengahan musim dingin ini, yang hanya berselisih tiga poin dari klub Catalan meski Barca bermain satu pertandingan lebih sedikit.

Tim asuhan Zinedine Zidane yang akan bertemu dengan Napoli di putaran babak 16 besar dalan ajang bergengsi Liga Champions, sementara itu Sevilla menunggu dibabak  yang sama di kompetisi Copa del Rey.

Tidak Ada Hal Yang Lain Keinginan Ramos Bersama Madrid Musim Ini

Sergio Ramos
Ramos yang sedang melakukan selebrasi usai mencetak gol

Sergio Ramos sosok bek dan juga kapten di Real Madrid memiliki impian yang sangat besar disemua ajang kompetisi musim 2016-2017. Ramos yang berkeingin untuk bisa memberikan Real Madrid meraih treble winner sekaligus mencatatkan sejarah di musim ini.

Los Blancos yang belum merasakan kesuksesan yang ingin diraihnya tersebut bersama dengan sejarah klub yang sudah lama berdiri ini. Yang mana di musim kemarin, Madrid hanya mampu menjuarai gelar Liga Champions.

“Kami ingin mewujudkan mimpi untuk bisa  meraih treble winner dalam semusim, untuk raih kemenangan di La Liga, Copa del Rey dan juga Liga Champions. Maka dari itu, kami akan terus bekerja keras untuk bisa tampi dengan baik dan mengeluarkan kemampuan terbaik yang kami miliki,” ujar Ramos kepada media.

“Dengan itu, semua bakal terasa lebih mudah untuk bisa mencapai kesuksesan,” ucap pemain berusai 30 tahun.

Sejauh ini, Real Madrid masih memiliki kesempatan mendapatkan ketiga trofi yang diincar Ramos. Selama musim ini bergulir, Real Madrid sebenarnya sudah merebut trofi Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antar klub.

Di Liga Domestik, Real Madrid yang duduk di posisi puncak klasemen yang sudah memainkan 15 laga. Los Blancos saat ini hanya beda tiga poin dari pesaing mereka yaitu Barcelona yang sudah bermain sebanyak 16 pertandingan.

Real Madrid yang dipastikan akan bermain di babak 16 kompetisi Copa del Rey. Dimana pada babak tersebut, tim raksasa Spanyol itu bakal menjalani dua laga kandang dan tandang yang akan berhadapan dengan Sevilla.

Real Madrid di kompetisi Eropa masih belum ada yang bisa menandingi. Tim asuhan Zinedine Zidane berhasil  lolos mencapai ke babak 16 besar meski runner-up dan akan bertemu klub Italia yaitu Napoli dibulan Februari nanti.

Madrid harus meyiapkan diri dengan matang, untuk bisa meraih impiannya meraih tiga gelar juara sekaligus di musim ini.